You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anies-Sandi Mulai Petakan Persoalan Musim Penghujan
photo Punto Likmiardi - Beritajakarta.id

Anies-Sandi Petakan Penanganan Banjir

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan - Sandiaga Uno, tengah memetakan masalah persoalan banjir di Ibukota dan hasilnya akan dijadikan acuan kerja penanganan saat puncak musim penghujan nanti.

Kami masih melihat begitu banyak masalah yang Insya Allah kita bisa petakan satu persatu

"Kami masih melihat begitu banyak masalah yang Insya Allah kita bisa petakan satu persatu," ujar Wakil Gubernur Sandiaga Uno, Kamis (19/10).

Anies-Sandi Resmi Dilantik Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI

Untuk memetakan persolan, kata Sandi, gubernur sudah meminta Dinas Sumber Daya Air, Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) menginventarisir persoalan lapangan. 

"Satu bulan kemudian, seluruh satuan perangkat kerja daerah (SKPD) terkait, sudah harus menyiapkan laporan kesiapan penanganan bencana," ucap Sandi.

Gubernur Anies Baswedan menambahkan, permasalahan tata air merupakan hal yang rutin dan tidak boleh terulang. Kemungkinan musim hujan akan datang dengan perubahan iklim dan perubahan cuaca yang tidak terprediksi.

"Kita akan mengalami masa-masa yang sangat berat, kita harus siap. Kita ingin warga ikut mengantisipasi masalah sampah yang kelihatan di depan mata," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12403 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1373 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1362 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1313 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1020 personBudhi Firmansyah Surapati